Jakarta In 30 Hours

Sebenarnya sih perjalanan ke Jakarta gak bisa dibilang sebagai rencana backpacking karena emang bukan itu tujuan datang ke sana. Dalam rangka bertemu dengan seorang ekspatriat di Plaza Senayan dan dilanjutkan bertemu dengan Angie, teman online-ku.

Dimulai dengan pergi dari rumah pukul sembilan pagi dan sampai Lebak Bulus pukul satu siang. Lama? Ember! Sudahlah, anak-anak menikmati perjalanan kok πŸ™‚ Tapi, dahsyatnya suhu di Harmoni, Jakarta Pusat membuat anak-anak meleleh. Sama, aku juga. *peras keringat*

Tadinya mau diajak makan seafood dalam rangka ultah kakak sepupu, tapi gak jadi karena hujan deras dan membuat banjir datang ke rumah. Ya sudahlah, kita makan mie rebus dan lanjut kwaci sajaaaaaa…. Hihihihi…. Ditambah lagi pengalaman pertamaku melihat serial Korea di Indovision. Asli katrok banget πŸ˜† Maklum ya faktor U. *muka datar*

Tidur di malam hari pun rasanya tersiksa. Geraaaaaaaaahhhhh…. Umar dan Salman baru tenang pukul tiga pagi. Bahkan Umar sampai mengigau, “Bun, aku mau es teh manis.” Hadooooohhh…

Kemudian, tibalah hari Senin yang membuatku senewen. Kenapa? Pemandangan macet yang kupikir akan terjadi pada pukul delapan pagi ternyata hanya ketakutanku saja. Buktinya lancar banget sampai di tempat tujuan yaitu Plaza Senayan. Dari halte busway Polda Metro, aku menuju Plaza Senayan dengan berjalan kaki, sesuatu yang sudah lama tak kulakukan. Jauh? Ah, segitu sih cetek banget πŸ˜†

Setelah aku selesai berdiskusi dengan ekspatriat (tidak lebih dari 30 menit tapi rasanya 2 jam ituh!) aku melanjutkan pertemuan dengan Angie sambil berniat mengunduh beberapa konten dari free WiFi area tapi ternyata gatot 50% 😦

Menjemput anak-anak di Harmoni dan langsung ke Sarinah untuk pulang ke Bandung. Mereka sudah sering naik busway, tapi naik ketika jam pulang kerja? Perjuangan setengah mati ya boooooo…..

Yang paling menakutkan adalah menggunakan travel pada malam hari, hujan deras, supir mengantuk, dan aku membawa anak-anak. Asli, semalam itu rasanya aku berjuang agar bisa selamat semua isi mobil travel. Kadang ngebut dan kadang melaju sangat pelan. Takuuuuutttt…. Iya, aku benar-benar pening karena menahan kantuk yang amat sangat. Kapok deh pakai travel itu lagi. Semalam pilih itu karena travel langgananku full booked 😦

Baiklah, sekarang kembali ke alam nyata dulu. Kerja lagi!

Advertisements
Categories: Journey | Tags: , | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: