Semalam Penuh Pesona Di Tune Hotel / Red Planet Hotel Surakarta

Keren adalah kata pertama yang muncul dalam benak saat menjejakkan kaki di depan halaman Red Planet Hotel Surakarta tanggal 1 September 2016 lalu. Sebelumnya, saya melakukan pengecekan ulasan dari pengunjung lain di laman Google. Tampaknya menarik. Apalagi dengan semangat minimalis yang diusung oleh Red Planet Hotel ini menggoda para backpacker macam saya untuk menjajalnya.

Red planet hotel

Red Planet Hotel Solo

Berbekal rekomendasi dari Ladrang, sahabat cowok saya yang baik hati, tidak sombong, tapi gak bisa nabung *ditabok* 😂 Maka dengan penuh suka cita, saya mengiyakan undangannya untuk menginap di Red Planet Hotel Surakarta, yang berjarak hanya sekitar 300 meter dari Paragon Mall. (Hey, anak mol! Ini menarik untuk gahol!)
Pertama, jangan tanya saya berapa rate per night di sini. Saya menginap sebagai undangan.😎 Kalau mau tahu detail, bisa hubungi Red Planet langsung yah!

Red planet hotel

Info kontak Red Planet Hotel Solo

Kedua, budget hotel ini modern. Akses ke lift dan kamar menggunakan kartu. Jadi, tanpa kartu magnetik tersebut, ya jangan harap kamu bisa masuk.

Ketiga, jangan harap mendapatkan sarapan dengan harga yang kamu bayarkan. Sebagai gantinya, nikmati kuliner khas Solo di cafe yang tersedia di lantai dasar Red Planet Hotel Solo yah.

Keempat, bentuk fisik bangunan hotel ini menarik dengan aksen merah / RED di sana-sini. Beberapa kata yang tertulis dalam bahasa Inggris pun menonjolkan huruf R E D dalam warna merah. Stunning! 


Mari masuk ke kamar!

Oh, tunggu! As I said, kalau menggunakan lift harus pakai kartu. Duh, saya norak dan kampungan. Saya sempat panik karena pintu lift tak kunjung tertutup. Untunglah suasana sepi, jadi ya gak mokal gitu deh. 😂

Nah, kamar saya ternyata dekat dengan lift. Sebuah keuntungan bagi saya yang rada parnoan.

Kamar hotel

Kamar hotel Red Planet Solo

Begitu masuk kamar, saya disambut televisi yang menyala otomatis di dinding kamar. Mashaa Allah, benar-benar minimalis dan memaksimalkan setiap sudut kamar.
Lantainya menggunakan kayu, sehingga tampak manis dan feels like home. Mungkin saya terlewat, tapi memang saya tak melihat ada keset di dalam kamar. Duh. Untungnya saya gak terpleset setiap keluar kamar mandi.

 

Dua nakas kaca di samping tempat tidur berbentuk manis ini menarik perhatian. Di bawah meja sebelah kanannya dibuat kosong untuk menaruh koper atau tas tamu. Sementara di meja kiri, terdapat safety box dan dua botol air mineral.

Ada satu furniture menempel di dinding. Awalnya asli bingung itu apa. Ketika melihat adanya socket di samping, mata saya berbinar. Waaaaaaa… Ini meja untuk gawe! (Saya tiba pukul 4.30 sore, pukul 6.30 petang  ada video meeting. Yha. 😂)
Ada kaca besar menempel di dinding, bersebrangan dengan pintu kamar mandi. Persis di sebelahnya, ada pengering rambut. Ulala. Baru kali ini dapat kamar hotel lengkap dengan fasilitas bergaya begini.

Hair dryer di Red Planet Hotel Solo

Di kamar mandi, standar lah ya. Pakai shower dan disediakan dua handuk. Ternyata pihak Red Planet Hotel Solo menggunakan cairan 3-in-1 berwarna merah untuk shampoo, conditioner, and soap. Praktis.

Gantungan baju di kamar Red Planet Hotel Solo

Tak ada lemari di hotel ini. Jangan dicari. Kamu bisa menggantung bajumu di sudut kamar, dekat dengan jendela.

Oh ya, ada kipas angin di dalam kamar. Sumpah, 2-in-1 gini sih fasilitas. AC ada, kipas angin tersedia di langit-langit kamar. Jadi, pilihan bagi yang mau menghindari dinginnya AC dan berganti udara Solo, kamu bisa matikan AC, buka jendela, dan nyalakan kipas angin. Oh ya, pengatur suhu ruangan ada di dekat pintu masuk, bersama dengan tempat menaruh kartu magnetik.

 

 

Dekat fasilitas umum

Namanya juga hotel. Pastilah sebisa mungkin dekat ke mana pun. Dari Red Planet Hotel, lurus menyusuri jalan Teratai I akan langsung tembus ke Paragon Mall. Jalan kaki saja sekitar 300 meteran lah.

Dekat hotel, menjelang maghrib saya mencari makan karena lapar. Sekitar 50-100 meter berjalan di Soepomo, saya menemukan nasi padang, Chinese food, soto, burger, dan… Bakso!

Saya menyeberang dan memilih bakso solo sebagai pengganjal perut. Seporsi hanya Rp9000,- dengan kuah melimpah ruah. Rasa? ENAK! 👍 Ketika saya laporan pada Fira, dia kaget dong! Lah ya, dengan porsi sama, di Bandung harganya bisa Rp15.000,- paling murah. Ehe.

Saya kurang menjelajahi daerah sekitar Red Planet Hotel Solo karena tiba menjelang maghrib dan pergi saat jam sarapan keesokan harinya.

Ketika saya menginap, semakin malam, semakin banyak tamu yang datang. Parkiran penuh. Hm, berarti memang hotel ini cukup dikenal para turis.

Lantas, apakah saya akan kembali ke hotel ini jika ada kesempatan ke Solo lagi? No doubt. Yes! Dengan catatan, ada yang menemani. Saya penakut. Iya. 🙈 Makanya kemarin itu, televisi dinyalakan dengan suara lumayan berisik. Bodo ah!

Sekian laporan dari saya. Semoga bermanfaat bagi yang sedang mencari penginapan di Solo / Surakarta.

Alamat Red Planet Hotel Solo : Jl. Dr. Soepomo No.49, Mangkubumen, Banjarsari, Kota Surakarta, Jawa Tengah 57139.

Advertisements
Categories: About Traveling / Backpacking, Journey | Tags: , , , | 3 Comments

Post navigation

3 thoughts on “Semalam Penuh Pesona Di Tune Hotel / Red Planet Hotel Surakarta

  1. Hampir tiap hari saya lewat ini hotel bu

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: