Wisata Pantai Kejawanan Cirebon

Ini harusnya ditulis tahun lalu. Gapapa ya? Namanya cerita, apalagi soal traveling, gak akan pernah basi untuk dibagikan. Apalagi, kalau kamu ngaku tukang jalan, menjelajah tempat yang gak biasa itu sesuatu. Termasuk wisata pantai di Cirebon. Sebagai kota pinggir laut, pantai di Cirebon cukup membuat Air, keponakan saya yang super aktif itu bertanya, “Where’s the white sand?” Karena bingung, menjejak di pantai yang justru berlumpur.

Mari menjelajah Pantai Kejawanan Cirebon, yang mulai terkenal dan ramai dikunjungi oleh pelancong dengan biaya murah meriah. Masuk pantainya GRATIS, tetapi parkir ada biayanya. Gak mahal kok. Rp5000 (eh, apa Rp3000 ya? lupita) cukup untuk satu motor sepuasnya, tanpa hitungan jam.

Pantai Kejawanan Cirebon

Pantai Kejawanan dan Gunung Ciremai

Rute Pantai Kejawanan Cirebon

Tergantung. Kamu pilih jalur mainstream atau yang jarang dilirik oleh orang kebanyakan? Apalagi, jika kamu termasuk pejalan dengan biaya cekak, berjuang untuk mengeluarkan uang seminim mungkin untuk kepuasan batin maksimal.
Saat saya ke Pantai Kejawanan Cirebon pada bulan Juli 2016, akses yang saya gunakan adalah jalur angkutan umum dan berjalan kaki. Beneran pejalan gembel dah.

Carilah angkot D1 / AX dengan trayek dari Teminal Dukuh Semar akan melewati Jalan Yos Sudarso (kamu bisa naik dari Jalan Sisingamangaraja atau Jalan Wahidin atau Jalan Samadikun yang dilewatinya). Nah, kamu bisa masuk dari pintu gerbang pelabuhan jika membawa mobil atau motor. Tetapi, saya memilih jalan lain yang sudah dikasih tau oleh supir angkot. “Oh, Kejawanan? Jalan biasa aja, Neng. Nanti saya tunjukin. Gak usah lewat pintu pelabuhan, kejauhan juga.” Demkian katanya, ketika saya bertanya rute ke Pantai Kejawanan.

Pantai Kejawanan Cirebon

Gang kecil akses ke Pantai Kejawanan

Saya turun di sini. Saat itu, mau persiapan menyambut 17 Agustus. Meriah merah putih. Silakan tanya penduduk, ke mana arah ke Pantai Kejawanan.

Pantai Kejawanan Cirebon

Seafood murah meriah Pantai Kejawanan

Saya menemukan ibu penjual aneka masakan hasil laut di sini.
Daaaaaannn….

Kamu akan menemukan jalan tak beraspal menuju Pantai Kejawanan Cirebon. Tinggal pilih, kamu mau mencoba naik perahu nelayan atau menemani anak-anak untuk bermain di pantai berlumpur (yang saat itu sedang pasang, sehingga airnya tampak lebih banyaaaaaakkkkk).

Bermain di Pantai Kejawanan Cirebon

Ke pantai ngapain? Gak mungkin dong cuman diem? Main air, pastinya!

Pantai Kejawanan Cirebon

Perahu nelayan Pantai Kejawanan

Pilihan pertama adalah naik perahu nelayan. Kamu akan dikenakan biaya bervariasi, tergantung banyaknya orang. Tergantung nego kamu juga sama nelayannya. Bulan Juli 2016, saya dapat harga Rp20.000 untuk berlima.

Gak jauh juga. Ketika sampai di batas bebatuan tanda pantai sudah lewat dan berubah menjadi lautan, maka si perahu akan berputar arah, kembali ke tempat parkirnya. Gitu. Tapi, meski hanya sebentar, sensasinya nikmat. Mencium aroma laut itu bikin ketagihan lho.

Kamu yang memilih untuk duduk manis, ngopi, makan mi rebus atau gorengan, sambil jagain pakaian dan mengawasi anak, keponakan, teman, atau gebetan lagi berenang atau main perahu karet, boleh bergeser ke tempat beberapa tukan makanan di pinggir pantai.

Pantai Kejawanan Cirebon

Main perahu karet di Pantai Kejawanan

Perahu karetnya disewa sangat murah. Rp20.000 (ada yang Rp15.000 atau Rp25.000, tergantung nego) sepuasnya, sampe kulitmu gosong juga gapapa. Sampe kulit keriput dan kamu mulai gelagapan kehausan dan kelaparan, boleh banget.

Pantai Kejawanan Cirebon

Kamar bilas Pantai Kejawanan

Ada tempat untuk mandi (kamar bilas) sebelum dan sesudah bermain air di pantai. Hanya Rp2.000 (harga per Juli 2016). Disediakan kantong plastik untuk membungkus pakaian yang basah karena berenang. Tak ada sabun atau sampo. Bawa sendiri ya.

Waktu Tepat Pergi Ke Pantai Kejawanan Cirebon

Pastinya saat matahari baru menyapa. Pukul 6 pagi, ideal deh. Udara masih segar. Tentunya, jangan lupa sarapan dulu. Jamblang atau buryam atau burjo. Mantap!

Sekitar pukul 10 pagi, matahari mulai menyengat kalau di Cirebon. Saya sendiri sudah tidak tahan, meski tim seperjalanan masih mau main air. Sayangnya, kesehatan lebih utama. Ditambah, kami sudah lapar dan ingin berburu brunch, ingin mengunjungi lokasi wisata sejarah lain, sekaligus mengejar kereta api pulang yang jadwalnya pukul 2 siang.

Saya tidak tahu bagaimana situasi sore hari. Jika ada pembaca yang pernah atau sering ke Pantai Kejawanan pada sore hari, boleh berbagi di kolom komentar ya!

Silakan cek tautan lain tentang Kuliner Cirebon ya.

Catatan : semua foto ini tahun 2016. Kondisi saat kamu baca post ini mungkin sudah lebih baik. Plus semakin ramai, tentu saja.

Advertisements
Categories: About Traveling / Backpacking, Journey | Tags: , , | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: