About Traveling / Backpacking

Tibera Hotel Cibeunying Bandung, Keheningan di Tengah Kota

Petualangan sederhana dimulai ketika sahabat saya mendadak memberitahukan bahwa ada sejumlah tenggat artikel yang harus diselesaikan dalam waktu 24 jam. Berhubung dia juga ingin meeting dengan saya di hari Ahad pagi, akhirnya dia memutuskan untuk memberi akomodasi agar saya bisa fokus menulis.

Menyenangkan adalah ketika saya diminta memilih sendiri akan menginap di mana. Bagian menyebalkannya adalah pada akhir pekan, awal bulan, di Bandung adalah perpaduan sempurna sulitnya menemukan budget hotel di tengah kota. Terutama di daerah Jalan L.L.R.E Martadinata alias Jalan Riau.

Mencari Penginapan Last Minutes

Tibera Hotel Cibeunying

Semua kamar Tibera Hotel menghadap taman

Dari sekian banyak tawaran penyedia informasi penginapan di ranah maya seperti Agoda, booking.com, pegipegi, airyrooms, dan Traveloka, akhirnya yang terakhir menjadi pilihan. Saya pilih bertransaksi dari situsnya melaluo laptop, bukan aplikasi supaya lebih cepat mencari.

Banyak diskon bertebaran. Tetapi karena dana tak banyak, pilihan penginapan di harga 600 ribuan ke atas tentu tak masuk incaran. Apalagi yang harganya sejutaan. Bukan gaya saya pun kalau mencari hotel mewah.

Saya tidak terpikirkan untuk mencari lokasi khusus. Sahabat saya hanya bilang, “Cari aja daerah Riau.”

Tibera Hotel Cibeunying

Tibera Hotel Cibeunying Bandung

Pemandangan dari teras kamar pojok

Pencarian berhenti di Tibera Hotel. Lokasinya di Cibeunying Selatan. Saya pikir, mungkin dekat Selaras Guest House dan Taman Cibeunying Selatan, ternyata ada di sisi dekat Jalan Bengawan. Jauh aja. Dari depan, hotel bintang dua ini tampak tidak mencolok, tetapi kesan teduh langsung terasa.

Oh ya, selain di Cibeunying Selatan, Tibera Hotel juga ada di Ciumbuleuit. Bisa jadi pilihan bagi yang ingin berwisata ke arah Punclut atau Setiabudhi.

Pada tanggal 4 November 2017, saya mendapatkan harga satu kamar Deluxe Twin dengan sarapan untuk dua orang seharga kurang dari Rp500.000,- Lumayan untuk penawaran last minutes yang tak banyak pilihan. Awalnya saya rada bete dapat kamar di belakang. Ternyata itu keuntungan untuk saya…

Satu hal yang membuat saya cukup terkejut adalah, lokasinya dekat pembuangan sampah. Sehingga, ketika saya datang dan melakukan check-in, aroma semerbak itu lumayan mengganggu. Untungnya, kamar saya ada di belakang, sehingga gangguan itu bisa berkurang.

Malam hari setelah saya dan anak-anak bermalam mingguan (hasek, ceritanya gituh!), saya menikmati suguhan teh di meja dekat front desk. Sayangnya sudah dingin. Tetapi rasanya seperti ada herbal, entah apa. Wangi.

Kamar Tibera Hotel

Tibera Hotel Cibeunying

Kamar Tibera Hotel Cibeunying Bandung

Mari masuk ke kamar. Dua tempat tidur standard ini mengapit satu nakas di tengah. Ada pintu yang bisa dibuka untuk menikmati suasana taman. Ada AC split yang akhirnya tidak saya gunakan karena udara juga sudah cukup dingin.

Di meja yang luas untuk bekerja ada lampu baca dan daftar menu. Di lemari ada dua gantungan baju. Ternyata hanya disediakan dua botol air mineral ukuran @ 330ml. Tanpa termos, kopi, dan teh yang sempat saya bayangkan. Euh, baiklah. Tapi mereka menyediakan dua bungkus kecil camilan (yang tak sempat saya lihat itu apa karena langsung diembat oleh anak-anak).

Tibera Hotel Cibeunying Bandung

Wastafel Kamar Tibera Hotel Cibeunying

Kamar mandinya standard. Perlengkapan mandi ada dua handuk, pasta gigi, sikat gigi, sabun, dan sampo. Aliran air dari shower air panas cukup lancar.

Disediakan dua slippers yang ada di bawah tempat penyimpanan tas.

Sumber listrik disediakan di dua tempat: dinding dekat pintu menghadap taman dan di kaca lemari. Di dekat kasur malah tidak tersedia.

Fasilitas Tibera Hotel

Tibera Hotel Bandung

Sudut bermain dan santai Tibera Hotel Cibeunying

Bagaimana dengan hotel secara keseluruhan? Ada pojok bermain untuk anak, ternyata. Di tempat yang sama, lumayan lah ya, bisa buat selfie dan pamer di Instagram. Meski menurut saya sih gak terlalu Instagrammable amat.

Disediakan beberapa mainan untuk tamu yang membawa bayi dan balita. Ada tempat nongkrong buat merokok, karena dilarang keras merokok di dalam kamar atau bahkan di teras kamar. Dendanya lumayan lho. Tetapi saat pagi hari, saya mendapati ada satu tamu di lantai 2 sedang merokok di teras. Ah, sudahlah ya.

Ada coffee corner. Nggak sempat nyobain kopinya. Lain kali, mungkin.

Tibera Hotel Bandung

Restoran Tibera Hotel Cibeunying

Menu di restorannya? Oke, ketika saya mencoba sarapan di sini, saya mau kasih nilai 8/10 deh. Lumayan enak nasi kuning dan tempe kuningnya. Sayangnya, untuk semur ayam agak terlalu keasinan untuk lidah saya. Bubur sumsumnya enak, gurihnya pas. Tersedia roti tawar dan corn flakes juga. Jus jeruknya terlalu manis. Buahnya tersedia semangka saat saya sarapan. Tidak saya ambil karena bukan buah favorit keluarga. Saya dan anak-anak lebih suka melon dan pepaya, if any.

Omong-omong soal kecepatan WiFi di sini… Hmmmm… 6/10. Saya tes untuk unduh film (ups…), dari pukul 8 malam hingga 11 malam hanya berhasil unduh 1 film kartun sebesar 600 MB. Paginya, saya baru berhasil unduh 1 film kartun lagi dari pukul 6 hingga 8 sebesar 700 MB. Dibandingkan dengan WiFi di hotel lain yang pernah saya singgahi, dalam 4 jam bisa unduh 5 film, rasanya cukup bikin manyun.

Pekerjaan saya pun sempat sulit disimpan karena loading lumayan. Saya akan berpikir dua kali untuk menginap kembali di sini jika tujuannya untuk bekerja. Hahahahaha…

Untuk “melarikan diri” dari kesibukan sepanjang minggu, menghabiskan waktu sendirian atau berdua pasangan di sini bolehlah direkomendasikan. Hening, sepi, tenang, dan nyaman. Serius. (*lirik #MyA)

Sebagai salah satu penginapan murah di Bandung, Tibera Hotel ini bisa menjadi surga kecil bagi mereka yang tidak memusingkan kecepatan internet dan pilihan saluran hiburan televisi. Pilih kamar, ambil buku favorit, matikan koneksi internet, dan nikmati akhir pekan.

Sekitar Tibera Hotel Cibeunying

Kalau senang berjalan kaki, di sekitar Tibera Hotel Cibeunying, Anda bisa sampai ke tempat gaulnya anak muda Bandung dengan mudah. Bisa pilih Kopi Anjis di Jalan Bengawan yang jaraknya tidak sampai 1 kilometer. Anda bisa juga ke Warunk Upnormal Jalan Riau mau masuk ke Jalan Aceh, memintas dari Jalan Serayu. Di sini ada Bakso Tahu dan Cuankie Serayu yang beken itu lho. Keluar Jalan Riau, seberang sebelah kanan ada Nasi Kalong. Sebelum sampai ke Upnormal, Anda menemukan Marugame Udon. Dekat Upnormal, ada Pizza Hut. Masa iya, jauh-jauh ke Bandung hanya mampir di Pizza Hut?

Masih tak jauh dari Kopi Anjis, ada tenda sate ayam di pinggir jalan, dekat lampu merah. Etapi lupa di jalan apa ya itu, soalnya lihatnya pas malam, gerimis pula. Nggak ngeh di mana. Pecinta kuliner sejati pasti bakalan nemu, kok.

Mau ke taman? Ada Pet Park, bagi yang suka membawa hewan peliharaannya bermain di ruang publik.

Mampirlah ke Masjid Al-Lathiif di Jalan Saninten, bisa tembus dari Jalan Bengawan. Masjid tempat lahirnya komunitas Pemuda Hijrah (SHIFT) dengan Ustaz Hanan Attaki sebagai komandannya. Tak jauh dari masjid, ada tempat nongkrong ngopi asyik, namanya KOPWEH. Coba ya.
TIBERA HOTEL CIBEUNYING
Alamat: Jl. Taman Cibeunying Selatan No.7, Cihapit, Bandung Wetan, Kota Bandung, Jawa Barat 40114
Telepon: +62 22 7100236
Instagram: TiberaHotel

Advertisements
Categories: About Traveling / Backpacking, Money and Budget | Tags: , , , , , | Leave a comment

Traveling Bareng Pasangan Sebelum Menikah

Sudah baca tentang pasangan hobi traveling lebih bahagia? Nah, kalau belum menikah, kayaknya hal paling mudah untuk ‘uji nyali’ ketangguhan hubungan kalian adalah dengan traveling deh. Gak percaya? Mengintip artikel tentang keharusan traveling sebelum menikah, gak ada salahnya direncanakan lho. Serius!

Nih, saya salin ulang tulisan dari artikel aslinya di sini yah, dengan sedikit suntingan tanpa mengubah isinya.

1. Dengan traveling bersama kalian dapat mengenali kekurangan dan kelebihan masing-masing

Bermain-main di pantai bersama

Bermain-main di Pantai bersama (source photo)

Mengenali kekurangan dan kelebihan masing-masing adalah hal yang sangat penting diketahui jika ingin hubungan berlabuh di pelaminan. Karena hal ini akan sangat berpengaruh di dalam kehidupan berumah tangga nantinya. Oleh sebab itu, menciptakan rencana perjalanan bersama merupakan cara yang sangat jitu untuk dapat mengetahui sifat pasangat secara jujur.

Jika selama ini kalian dan pasangan hanya saling mengenal hal-hal baiknya saja, dengan traveling bersama kalian akan melihat seluruh sifat baik kekurangan maupun kelebihan pasanganmu. Apakah si dia bisa menjadi pemimpin yang baik? Atau apakah ada yang ditakuti pasanganmu? Semua tentu akan terlihat jelas jika kalian melakukan perjalanan bersama.

2. Dengan traveling kalian akan dilatih untuk saling bermusyawarah bersama

Memilih keputusan secara bersama, adalah hal yang akan sering ditemui dalam kehidupan berumah tangga nantinya. Sebagai pasangan suami istri, kalian dituntut untuk dapat membuat keputusan berdua secara adil dan solutif. Tidak boleh lagi ada keegoisan dari salah satu pasangan, kalian harus kompak dan mau menghadapi resikonya berdua. Ketika kalian melakukan perjalanan, tentu dapat melatih hal penting semacam ini.

Seperti pemilihan tujuan yang ingin dikunjungi, menggunakan kendaraan apa hingga perhitungan budget yang dikeluarkan. Sehingga keputusan yang dipilih bukan hanya dari satu kepala saja melainkan hasil dari keputusan bersama, berlatih kompak sebelum menikah tentu penting dong?

3. Dengan traveling bersama, kalian akan tahu komitmen si dia dalam menjaga kehormatan

Menikmati waktu bersama

Menikmati waktu bersama (source photo)

Dengan melakukan traveling bersama kalian tentu akan banyak memiliki waktu bersama, dan dari situasi tersebut tentu dapat menimbulkan risiko yang harus dihindari. Misalnya karena terus bersama kalian berdua menjadi terbawa suasana. Namun disinilah saatnya kalian untuk menilai pasanganmu, kalian dapat mengecek sejauh apa kamu dan pasangan bisa menjaga komitmen untuk berpegang pada nilai yang kalian punya.

Jika selama perjalanan pasanganmu tetap menjaga dan setia pada kesepakatan untuk tidak berbuat kotor, itu adalah salah satu pertanda bahwa si dia adalah pasangan yang bisa dipercaya. Sebaliknya, Jika pasanganmu justu berusaha merayu dan mencari-cari kesempatan untuk melakukan hal-hal yang tidak kalian mau, mungkin kalian harus memikirkan ulang apakah si dia adalah orang yang tepat untuk menjadi teman seumur hidup.

4. Dengan traveling bersama kalian akan tahu, seberapa protektifkah ia dalam menjagamu

Jika dalam hubungan berpacaran pasanganmu terlihat begitu perhatian dan menjagamu lewat telepon genggam, itu belum bisa dibuktikan sebelum kalian melakukan perjalanan bersama. Karena sikap itu akan dapat terlihat jelas ketika kalian sedang traveling bersama.

Misalnya tidak mengizinkan pasangan perempuannya untuk mengendarai sepeda motor, meskipun pasangan lelaki sudah cukup lelah berkendara, atau memberikan bantuan ketika pasangan membutuhkan uluran tangan ketika mendaki. Jika kepedulian pasanganmu sangat tinggi, itu artinya pasangan kalian dapat menjagamu secara nyata.

5. Dengan traveling bersama kalian akan tahu, bisakah ia hidup susah dan melepas zona nyamannya

menjadi pasangan romantis

menjadi pasangan romantis (source photo)

Meski traveling masih sering dianggap sebagai kegiatan bersenang-senang, nyatanya tidak semua orang berani keluar dari zona nyamannya untuk pergi berpetualang. Banyak orang yang masih memiliki ketakutan seperti takut ditipu ataupun tersasar, berbeda dengan sosok seorang petualang yang berani dalam menghadapi risiko apapun di depannya.

Dengan traveling bersama pasanganmu, kalian tentu dapat melihat dengan jelas, seberapa beranikah pasanganmu untuk menantang diri sendiri dan pergi mencari pengalaman dengan melepas zona nyaman yang sudah dimilikinya. Jika pasanganmu berani melakukannya itu adalah sebuah pertanda bahwa dia layak untuk dipertahankan. Kemauan dan kemampuannya berpetualang menjadi bukti ketangguhan sikapnya. Karena sikap tangguh seperti ini akan sangat diperlukan dalam mengarungi bahtera rumah tangga nantinya.

6. Mengetahui kemampuannya dalam menyelesaikan masalah dan tantangan

Menghadapi berbagai tantangan dalam sebuah perjalanan adalah hal yang biasa terjadi. Seperti misalnya dipertemukan dengan orang yang berniat jahat dan hendak melakukan penipuan. Atau mungkin halangan dalam hal cuaca yang buruk, sehingga tempat yang kalian ingin kunjungi tidak dapat dilewati.

Dari sana kalian akan dapat melihat, bagaimanakah insting pasanganmu dalam menghadapi masalah tersebut. Karakter pasanganmu akan terlihat jelas dan dapat kamu kenali lebih dalam. Keputusan seperti apa yang diambil dalam saat mengatasi kesulitan adalah gambaran bagaimana dia akan bersikap di kehidupan pernikahan nantinya.

7. Dengan traveling bersama kalian akan memiliki kenangan tak terlupakan

Jika selama ini momen kencan kalian dengan si dia se-mainstream di kafe, bioskop, atau kampus saja, itu pertanda bahwa kalian harus segera menciptakan kenangan bersama yang tidak terlupakan. Menjelajah pantai-pantai tersembunyi, gunung-gunung nan indah, atau pergi ke museum kota bisa jadi membuat hubungan semakin langgeng.

Memori-memori indah tersebut bisa menjadi kenangan yang nantinya dapat diingat ketika kalian berdua menikah nantinya. Momen-momen yang diabadikan pun dapat menjadi koleksi menarik di hari tua. Mungkin saja ketika sudah berstatus suami istri nantinya kalian dapat mengulang perjalanan tersebut dengan semangat yang berbeda.

Jadi, sudahkah si dia layak untuk diajak melangkah bersama seumur hidupmu? Coba ajak traveling bareng dulu deh! 😆

Categories: About Traveling / Backpacking, Journey | Tags: , , , | Leave a comment

Wisata Pantai Kejawanan Cirebon

Ini harusnya ditulis tahun lalu. Gapapa ya? Namanya cerita, apalagi soal traveling, gak akan pernah basi untuk dibagikan. Apalagi, kalau kamu ngaku tukang jalan, menjelajah tempat yang gak biasa itu sesuatu. Termasuk wisata pantai di Cirebon. Sebagai kota pinggir laut, pantai di Cirebon cukup membuat Air, keponakan saya yang super aktif itu bertanya, “Where’s the white sand?” Karena bingung, menjejak di pantai yang justru berlumpur.

Mari menjelajah Pantai Kejawanan Cirebon, yang mulai terkenal dan ramai dikunjungi oleh pelancong dengan biaya murah meriah. Masuk pantainya GRATIS, tetapi parkir ada biayanya. Gak mahal kok. Rp5000 (eh, apa Rp3000 ya? lupita) cukup untuk satu motor sepuasnya, tanpa hitungan jam.

Continue reading

Categories: About Traveling / Backpacking, Journey | Tags: , , | Leave a comment

Semalam Penuh Pesona Di Tune Hotel / Red Planet Hotel Surakarta

Keren adalah kata pertama yang muncul dalam benak saat menjejakkan kaki di depan halaman Red Planet Hotel Surakarta tanggal 1 September 2016 lalu. Sebelumnya, saya melakukan pengecekan ulasan dari pengunjung lain di laman Google. Tampaknya menarik. Apalagi dengan semangat minimalis yang diusung oleh Red Planet Hotel ini menggoda para backpacker macam saya untuk menjajalnya.

Red planet hotel

Red Planet Hotel Solo

Continue reading

Categories: About Traveling / Backpacking, Journey | Tags: , , , | 3 Comments

Biaya Perjalanan Bandung – Cirebon 3 Hari 

Rencanakan sebuah perjalanan dari jauh hari. Ini benar. Meski pada akhirnya, saat hari H tiba dan sepanjang perjalanan, selalu ada biaya tak terduga yang membengkak tidak karuan.

Meski saya tipe pejalan gimana-nanti-yang-penting-jalan-aja-dulu, harus selalu melakukan penyusunan jadwal dan penghitungan alokasi dana  awal. Seperti saat ke Cirebon.

Alun-alun Kejaksan Cirebon

Alun-alun Kejaksan Cirebon

Continue reading

Categories: About Traveling / Backpacking, Money and Budget | Tags: , , , , , , | Leave a comment

Wisata Kuliner Cirebon – Sesuap Kenangan Masa Kecil

Kembali ke Cirebon, artinya memuaskan rindu pada aneka makanan lezat, yang justru didapatkan di pinggir jalan atau kedai sederhana, bukan restoran atau masuk mall. Setidaknya untukku.

Tanggal 29 – 31 Juli 2016 lalu, saya pulang ke Cirebon dan kali ini bersama anak-anak. Janjian dengan sahabat tercinta Vei dan anaknya Air, berharap perjalanan kali ini akan penuh kenangan manis. Meski cuaca sangat terik dan suhu Kota Udang itu berkisar 30° Celsius, pantang istirahat tanpa makan. Hihi 😄

Continue reading

Categories: About Traveling / Backpacking, Journey | Tags: , , , | 3 Comments

Backpacking Bandung – Cirebon : 29 – 31 Juli 2016 

Perjalanan pertama terjauh saya bersama anak-anak dengan kereta api menuju ujung timur Jawa Barat, tepatnya ke kota tempat saya dibesarkan sepenuh cinta oleh orangtua. Tsaaahhh…

Berawal dari rumpi geje bersama Vei, sahabat tercinta di Telegram pada bulan Juni. “Ke Cirebon, yuk?” berakhir dengan pemesanan tiket kereta api beda jurusan. Dia dari Stasiun Gambir Jakarta, sementara saya dari Stasiun Kebon Kawung Bandung. Itu pun sempat disertai drama kalau saya galau antara naik bus atau kereta api. Kemudian ganti lagi, apakah saya naik dari Gambir juga, atau tetap dari Bandung. Bisa ditebak, Vei esmosi escendol membaca jawaban plin plan saya.

Continue reading

Categories: About Traveling / Backpacking, Journey | Tags: , , , , , , , , | 2 Comments

Jangan Menunggu, Lakukan Saja!

Saya penakut. Serius. Bahkan untuk mencoba hal baru yang sebenarnya biasa saja. Makanya, menjalani hidup yang tampak lempeng itu membosankan. Meski ada tantangan setiap hari hingga dengkul lemas, tangan gemetar, dan otak sering kesemutan, ada hal-hal yang ingin  dilakukan tetapi saya bergeming.

Saya penakut.

plan to travel

via onlinedatahub

Continue reading

Categories: About Traveling / Backpacking, Plan To Go | Tags: , | Leave a comment

Bandung, Tempat Cinta Kembali

Tak terlalu berlebihan bila saya mengatakan bahwa Bandung memang diciptakan saat Tuhan sedang tersenyum. Mengutip dari M. A. W Brouwer yang diabadikan pada dinding jembatan dekat alun-alun Bandung.

Saya mencintai Bandung, karena di sana lahir seorang perempuan tangguh yang menjadikan saya belajar tentang cinta tanpa syarat. Kembali ke Bandung adalah niscaya. Mama dan saya dulu tinggal di Cirebon. Setiap mau pulang kampung, Mama pasti pesan jasa travel yang disebutnya suburban (dan perusahaan itu dulu namanya 4848, era  80-90 terkenal lho). Nah, dulu itu kalau mau pesan tempat duduk, caranya bisa telepon atau datang langsung ke kantornya. Kalau sekarang kan pilihan pergi dari Cirebon ke Bandung banyak banget ya?

Continue reading

Categories: About Traveling / Backpacking, Journey | Tags: , , , | Leave a comment

Kekuatan Wanita Traveler

Artikel asli dari Vemale

Coba deh jawab pertanyaan ini: di usia Anda yang sekarang ini, sudah berapa tempat yang Anda jelajahi? Berapa tempat yang sudah Anda rekam keindahannya? Berapa banyak pengalaman hidup yang Anda dapat dengan menjadi seorang traveler?

Ladies, seorang wanita yang hobi bertualang atau traveling memang memiliki sejumlah karakter yang berbeda dari wanita yang jarang traveling. Saat sudah mereguk banyak pengalaman dalam sebuah perjalanan, seseorang bisa mengalami sejumlah perubahan dalam dirinya, termasuk karakter-karakter pribadi yang dimiliki.

“To move, to breathe, to fly, to float,
To gain all while you give,
To roam the roads of lands remote,
To travel is to live.”
― Hans Christian Andersen

The Fairy Tale of My Life: An Autobiography

Berikut ini lima karakter super yang umumnya dimiliki oleh seorang wanita petualang. Apakah Anda juga memiliki karakter ini dalam diri Anda? Let’s check this out!

  • Berwawasan Luas

    Belajar tak melulu hanya di dalam ruang kelas atau saat sedang kuliah saja. Saat traveling, ada banyak pengalaman yang bisa didapat dari pertemuan dengan orang baru atau mempelajari kebudayaan tertentu. Hal-hal seperti itu pun kemudian bisa membuat Anda makin berwawasan luas. Pemikiran Anda pun jauh lebih terbuka.

  • Tak Mudah Stres

    Saat traveling, kita ditantang untuk menyelesaikan semua masalah dan tantangan yang terjadi selama di perjalanan. Awalnya memang terasa sulit, tapi lama kelamaan akan membentuk kepribadian Anda jadi lebih luwes dan tak mudah stres saat menghadapi kesulitan atau masalah.

  • Punya Daya Kreativitas Tinggi

    Traveling membuat kita belajar melihat sesuatu dari berbagai sudut pandang berbeda. Kita tak terjebak dalam satu pola pikir saja. Melihat sesuatu dari sudut yang baru. Memicu berbagai imajinasi baru dan daya kreativitas bisa semakin tinggi.

  • Mudah Bahagia dengan Cara Sederhana

    Untuk bahagia, Anda tak perlu melakukan hal-hal rumit. Dengan hal-hal sederhana saja, Anda bisa langsung bahagia. Anda tak perlu susah-susah berpikir untuk bisa bahagia. Terbiasa menikmati perjalanan atau menjadi traveler, setiap perjalanan hidup yang Anda lewati pun tak lagi menjadi sebuah beban.

  • Percaya Diri dan Tetap Rendah Hati

    Bertemu banyak orang baru, menimba pengetahuan baru dari pengalaman traveling, serta bisa merasakan susah payahnya sebuah perjalanan, semua hal itu bisa membentuk karakter Anda jadi lebih percaya diri dengan tetap rendah hati. Ada makna hidup yang bisa Anda petik di setiap perjalanan. Dan, itu terbawa dalam keseharian Anda.

Ladies, apakah Anda juga hobi traveling dan memiliki kelima karakter tersebut? Dunia ini begitu luas, sangat rugi rasanya bila Anda hanya terjebak dalam satu tempat dengan rutinitas yang monoton. Pack your backpack and let’s travel!

Categories: About Traveling / Backpacking | Tags: , | Leave a comment

Create a free website or blog at WordPress.com.