Perjalanan Bandung – Surakarta 1- 4 September 2016

Not coincidence when I used the hashtag #SoloTrip. Pertama, ini memang perjalanan ke Solo atau Surakarta. Kedua, kali ini saya sendirian pergi jauh dan lama juga meninggalkan krucil.

Balaikota Surakarta

Balaikota Surakarta

Kedua, saya bingung mau mulai cerita dari mana, selain rasa excited karena ke Solo sebagai wakil dari Bandung CLEΛNΛCT. Hadiah dari Allah yang luar biasa. Tahu ada acara #JamboreDiSolo #BebasSampah2020 sudah lama. Saya sempat hening lama. Ingin sekali ke Solo. 16 tahun memimpikan hal ini dan baru terwujud. Kesabaran berbuah manis.
Ketiga, pikiran dan perasaan saya penuh dengan kecemasan. Khas kelemahan saya ketika hendak berangkat ke tempat baru. Membayangkan aneka pengalaman baru di sana.

Continue reading

Advertisements
Categories: Journey, Money and Budget | Tags: , , , , , , , | Leave a comment

Biaya Perjalanan Bandung – Cirebon 3 Hari 

Rencanakan sebuah perjalanan dari jauh hari. Ini benar. Meski pada akhirnya, saat hari H tiba dan sepanjang perjalanan, selalu ada biaya tak terduga yang membengkak tidak karuan.

Meski saya tipe pejalan gimana-nanti-yang-penting-jalan-aja-dulu, harus selalu melakukan penyusunan jadwal dan penghitungan alokasi dana  awal. Seperti saat ke Cirebon.

Alun-alun Kejaksan Cirebon

Alun-alun Kejaksan Cirebon

Continue reading

Categories: About Traveling / Backpacking, Money and Budget | Tags: , , , , , , | Leave a comment

Wisata Kuliner Cirebon – Sesuap Kenangan Masa Kecil

Kembali ke Cirebon, artinya memuaskan rindu pada aneka makanan lezat, yang justru didapatkan di pinggir jalan atau kedai sederhana, bukan restoran atau masuk mall. Setidaknya untukku.

Tanggal 29 – 31 Juli 2016 lalu, saya pulang ke Cirebon dan kali ini bersama anak-anak. Janjian dengan sahabat tercinta Vei dan anaknya Air, berharap perjalanan kali ini akan penuh kenangan manis. Meski cuaca sangat terik dan suhu Kota Udang itu berkisar 30° Celsius, pantang istirahat tanpa makan. Hihi 😄

Continue reading

Categories: About Traveling / Backpacking, Journey | Tags: , , , | 3 Comments

Backpacking Bandung – Cirebon : 29 – 31 Juli 2016 

Perjalanan pertama terjauh saya bersama anak-anak dengan kereta api menuju ujung timur Jawa Barat, tepatnya ke kota tempat saya dibesarkan sepenuh cinta oleh orangtua. Tsaaahhh…

Berawal dari rumpi geje bersama Vei, sahabat tercinta di Telegram pada bulan Juni. “Ke Cirebon, yuk?” berakhir dengan pemesanan tiket kereta api beda jurusan. Dia dari Stasiun Gambir Jakarta, sementara saya dari Stasiun Kebon Kawung Bandung. Itu pun sempat disertai drama kalau saya galau antara naik bus atau kereta api. Kemudian ganti lagi, apakah saya naik dari Gambir juga, atau tetap dari Bandung. Bisa ditebak, Vei esmosi escendol membaca jawaban plin plan saya.

Continue reading

Categories: About Traveling / Backpacking, Journey | Tags: , , , , , , , , | 2 Comments

Jangan Menunggu, Lakukan Saja!

Saya penakut. Serius. Bahkan untuk mencoba hal baru yang sebenarnya biasa saja. Makanya, menjalani hidup yang tampak lempeng itu membosankan. Meski ada tantangan setiap hari hingga dengkul lemas, tangan gemetar, dan otak sering kesemutan, ada hal-hal yang ingin  dilakukan tetapi saya bergeming.

Saya penakut.

plan to travel

via onlinedatahub

Continue reading

Categories: About Traveling / Backpacking, Plan To Go | Tags: , | Leave a comment

Bandung – Cirebon Dalam 12 Jam

Tak banyak yang bisa dilakukan dalam perjalanan dari Bandung ke Cirebon dan kembali ke Bandung dalam waktu sekitar 12 jam. Ini tulisan harusnya jadi pada bulan April, tetapi sempat berpikir tak perlu. Bahkan beberapa foto pun terhapus dari ponsel. Yha 😦

Tanggal 13 April, saya pergi ke Cirebon sendirian untuk melayat ke rumah sahabat. Ibunya wafat tanggal 12 April, tetapi saya baru mengetahui kabarnya pada sore hari, sehingga saya memutuskan langsung ke Cirebon pada tanggal 13 di pagi hari.

kota cirebon

Kota Cirebon via flickr

Continue reading

Categories: Journey | Tags: , , , | Leave a comment

Bandung, Tempat Cinta Kembali

Tak terlalu berlebihan bila saya mengatakan bahwa Bandung memang diciptakan saat Tuhan sedang tersenyum. Mengutip dari M. A. W Brouwer yang diabadikan pada dinding jembatan dekat alun-alun Bandung.

Saya mencintai Bandung, karena di sana lahir seorang perempuan tangguh yang menjadikan saya belajar tentang cinta tanpa syarat. Kembali ke Bandung adalah niscaya. Mama dan saya dulu tinggal di Cirebon. Setiap mau pulang kampung, Mama pasti pesan jasa travel yang disebutnya suburban (dan perusahaan itu dulu namanya 4848, era  80-90 terkenal lho). Nah, dulu itu kalau mau pesan tempat duduk, caranya bisa telepon atau datang langsung ke kantornya. Kalau sekarang kan pilihan pergi dari Cirebon ke Bandung banyak banget ya?

Continue reading

Categories: About Traveling / Backpacking, Journey | Tags: , , , | Leave a comment

Kekuatan Wanita Traveler

Artikel asli dari Vemale

Coba deh jawab pertanyaan ini: di usia Anda yang sekarang ini, sudah berapa tempat yang Anda jelajahi? Berapa tempat yang sudah Anda rekam keindahannya? Berapa banyak pengalaman hidup yang Anda dapat dengan menjadi seorang traveler?

Ladies, seorang wanita yang hobi bertualang atau traveling memang memiliki sejumlah karakter yang berbeda dari wanita yang jarang traveling. Saat sudah mereguk banyak pengalaman dalam sebuah perjalanan, seseorang bisa mengalami sejumlah perubahan dalam dirinya, termasuk karakter-karakter pribadi yang dimiliki.

“To move, to breathe, to fly, to float,
To gain all while you give,
To roam the roads of lands remote,
To travel is to live.”
― Hans Christian Andersen

The Fairy Tale of My Life: An Autobiography

Berikut ini lima karakter super yang umumnya dimiliki oleh seorang wanita petualang. Apakah Anda juga memiliki karakter ini dalam diri Anda? Let’s check this out!

  • Berwawasan Luas

    Belajar tak melulu hanya di dalam ruang kelas atau saat sedang kuliah saja. Saat traveling, ada banyak pengalaman yang bisa didapat dari pertemuan dengan orang baru atau mempelajari kebudayaan tertentu. Hal-hal seperti itu pun kemudian bisa membuat Anda makin berwawasan luas. Pemikiran Anda pun jauh lebih terbuka.

  • Tak Mudah Stres

    Saat traveling, kita ditantang untuk menyelesaikan semua masalah dan tantangan yang terjadi selama di perjalanan. Awalnya memang terasa sulit, tapi lama kelamaan akan membentuk kepribadian Anda jadi lebih luwes dan tak mudah stres saat menghadapi kesulitan atau masalah.

  • Punya Daya Kreativitas Tinggi

    Traveling membuat kita belajar melihat sesuatu dari berbagai sudut pandang berbeda. Kita tak terjebak dalam satu pola pikir saja. Melihat sesuatu dari sudut yang baru. Memicu berbagai imajinasi baru dan daya kreativitas bisa semakin tinggi.

  • Mudah Bahagia dengan Cara Sederhana

    Untuk bahagia, Anda tak perlu melakukan hal-hal rumit. Dengan hal-hal sederhana saja, Anda bisa langsung bahagia. Anda tak perlu susah-susah berpikir untuk bisa bahagia. Terbiasa menikmati perjalanan atau menjadi traveler, setiap perjalanan hidup yang Anda lewati pun tak lagi menjadi sebuah beban.

  • Percaya Diri dan Tetap Rendah Hati

    Bertemu banyak orang baru, menimba pengetahuan baru dari pengalaman traveling, serta bisa merasakan susah payahnya sebuah perjalanan, semua hal itu bisa membentuk karakter Anda jadi lebih percaya diri dengan tetap rendah hati. Ada makna hidup yang bisa Anda petik di setiap perjalanan. Dan, itu terbawa dalam keseharian Anda.

Ladies, apakah Anda juga hobi traveling dan memiliki kelima karakter tersebut? Dunia ini begitu luas, sangat rugi rasanya bila Anda hanya terjebak dalam satu tempat dengan rutinitas yang monoton. Pack your backpack and let’s travel!

Categories: About Traveling / Backpacking | Tags: , | Leave a comment

Pasangan Hobi Traveling Lebih Berbahagia

Sebuah survey telepon yang diadakan oleh Edge Research di Amerika Serikat menyatakan, pasangan suami istri yang traveling bersama terbukti lebih bahagia dalam rumah tangga dibandingkan pasangan yang tidak. Peserta survey dibagi menjadi dua grup: pasangan traveling dan pasangan non-traveling.

86% pasangan traveling menyatakan hubungan mereka masih dipenuhi romance bahkan setelah bertahun-tahun. Dari pasangan non-traveling hanya terdapat 73% yang menyatakan demikian.

94% pasangan traveling mengaku merasa lebih dekat dengan pasangannya. Pasangan non-traveling yang demikian hanya 86%.

84% pasangan traveling mengaku puas oleh quality time dengan pasangannya, sementara hanya 70% dari pasangan non-traveling yang mengaku punya quality time dengan pasangannya.

84% pasangan traveling punya komunikasi yang baik dengan pasangannya, sedangkan pasangan non-traveling yang berkomunikasi secara lancar dengan pasangannya hanyalah 73%.

Pasangan non-traveling mengaku hubungan mereka memiliki sisi negatif yang lumayan tinggi dibanding pasangan traveling. Sisi negatif ini misalnya kurangnya waktu kebersamaan dan ketidakmampuan memecahkan masalah bersama.

Berkaitan dengan anak, 76% dari orang tua yang secara rutin punya acara liburan bersama anak-anak percaya bahwa uang dan waktu yang mereka habiskan untuk liburan keluarga dirasa worth it, demikian menurut Examiner.com. Pengalaman dan kenangan abadi yang anak-anak mereka dapatkan tak ternilai harganya. Tak sedikit yang bicara dari pengalaman mereka sendiri ketika masih anak-anak.

-==-=-=-=-=-

disalin dari Traveloka.

Categories: About Traveling / Backpacking | Tags: , | Leave a comment

Naik, Naik, Ke Puncak Gunung

Siapa juga yang nolak diajak mendaki gunung? Masalahnya, gak semua medan dakinya ramah buat semua orang pula. Nah, untuk pemula, coba deh cek beberapa gunung yang jalur pendakiannya bisa diselaraskan dengan fisikmu. Kalau sudah mahir, bolehlah kek Himalaya. *eh, gimana?

Aku ambil beberapa ringkasan aja yah? Silakan dipilih 😉

Continue reading

Categories: Journey, Plan To Go | Tags: , , | Leave a comment

Create a free website or blog at WordPress.com.